Unit 4 · Pelajaran 21
Nūn sukun dan tanwīn
Empat cara mengucapkan n
Ketika nūn bersukūn (نْ), atau sebuah kata diakhiri tanwīn, cara Anda mengucapkan n bergantung pada huruf sesudahnya. Ada empat hukum.
Iẓhār: ucapkan dengan jelas
ء ه ع ح غ خSebelum keenam huruf tenggorokan, ucapkan n dengan jelas, tanpa menahan dengung.
Idghām: leburkan
ي ر م ل و نSebelum huruf-huruf يَرْمَلُونَ, n melebur ke huruf berikutnya. Dengan ي ن م و, pertahankan bunyi dengung (gunnah) selama dua harakat; dengan ل dan ر, leburkan tanpa dengung. Di dalam satu kata, seperti دُنْيَا, n tetap dibaca jelas.
Iqlāb: ubah menjadi m
بSebelum bāʾ, n berubah menjadi mīm, ditahan dengan gunnah di balik bibir yang tertutup ringan. Mushaf menampilkan mīm kecil (ۢ) sebagai pengingat.
Ikhfāʾ: samarkan
ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق كSebelum 15 huruf lainnya, n disamarkan: lidah tidak menekan, dan bunyinya keluar melalui hidung selama dua harakat sementara mulut bersiap untuk huruf berikutnya.
LATIHAN
Ketuk jawaban untuk menguji diri Anda.
Hukum apa yang berlaku di sini?
مِنۢ بَعْدِ
Hukum apa yang berlaku di sini?
مَنْ ءَامَنَ
Hukum apa yang berlaku di sini?
مِن قَبْلِ
Hukum apa yang berlaku di sini?
مِن رَّبِّهِمْ