← Semua tulisan

Bagaimana waktu salat dihitung

Matahari, beberapa sudut, dan sebuah bayangan. Apa arti 12 metode perhitungan di Quba, dan cara menyesuaikannya dengan masjid Anda.

Waktu salat terikat pada matahari. Quba menghitungnya di ponsel Anda berdasarkan lokasi dan tanggal, menggunakan pustaka open-source Adhan. Tidak ada server yang terlibat, sehingga perhitungan ini tetap berjalan secara offline.

Lima waktu salat

  • Subuh dimulai saat fajar sadik, ketika cahaya pertama kali menyebar di sepanjang ufuk sementara matahari masih berada di bawahnya.
  • Zuhur dimulai sesaat setelah matahari melewati titik tertingginya.
  • Asar dimulai ketika panjang bayangan bertambah dengan ukuran tertentu dari panjangnya pada tengah hari.
  • Magrib dimulai saat matahari terbenam.
  • Isya dimulai ketika mega merah telah hilang dari langit.

Zuhur dan Magrib mudah dihitung. Subuh dan Isya bergantung pada seberapa gelap langit seharusnya, dan di situlah berbagai metode berbeda.

Mengapa ada metode yang berbeda-beda

Para ulama dan lembaga telah mengamati fajar dan senja di berbagai wilayah, lalu menetapkan sudut matahari di bawah ufuk yang menandai keduanya. Beberapa contoh:

Metode Subuh Isya
Liga Muslim Dunia 18° 17°
Otoritas Umum Survei Mesir 19,5° 17,5°
Umm al-Qura, Mekah 18,5° 90 menit setelah Magrib

Sudut yang lebih besar berarti Subuh lebih awal dan Isya lebih lambat. Di wilayah yang jauh dari khatulistiwa, terutama pada musim panas, perbedaan antarmetode bisa cukup besar.

Quba menyediakan 12 metode dan memilih salah satunya secara otomatis sesuai negara Anda, misalnya Umm al-Qura di Arab Saudi, Diyanet di Turki, dan Moonsighting Committee di Inggris dan Amerika Utara. Anda bisa menggantinya kapan saja di pengaturan salat.

Asar: standar atau Hanafi

Untuk Asar, sebagian besar mazhab menggunakan waktu ketika panjang bayangan sama dengan tinggi bendanya ditambah panjang bayangannya pada tengah hari. Mazhab Hanafi menggunakan dua kali tinggi benda, sehingga waktu Asar menjadi lebih lambat. Quba mendukung keduanya.

Menyesuaikan dengan masjid Anda

Masjid terkadang menambahkan beberapa menit sebagai ihtiyat (kehati-hatian), atau mengikuti jadwal salat yang sudah dicetak. Jika waktu di masjid Anda sedikit berbeda dari aplikasi, Anda bisa menyesuaikan setiap waktu salat beberapa menit agar keduanya sama.